Disetiap Labuan pemimpi pasti akan ada pengungsi yang
menumpang
Saya tidak tahu apakah kalimat itu bisa merepresentasikan
apa yang ingin saya share kali ini.
Seorang muslim sejati. Ya, hidupnya bukanlah seperti air
mengalir disungai yang menunggu sampai di muara dan bertemu lautan. Tidak.
Hidup seorang muslim itu adalah seperti seorang pengembara. Ia tidak terlena
dengan perjalanan namun tidak pula sekedarnya dalam melewati suatu daerah.
Pengembara ini berbeda dengan pengembara biasa. Disetiap wilayah yang ia lewati
ia akan mengambil banyak hikmah tersirat, serta menjadikanya pelajaran besar di
Labuan selanjutnya.
Inilah kita yang mengaku sebagai seorang muslim. Meski kita
tahu bahwa simpangan terakhir adalah akhirat. Namun tetap saja kita memiliki
kendali akan cerita perjalanan seperti apa yang hendak kita ajukan kepada Sang
Rabb. Untuk itulah kita butuh mimpi. Sebuah rencana besar perjalanan seperti
apa yang akan kita lakukan. Bermimpi itu sangatlah mudah kawan. Sangat mudah.
Bagaimana tidak ? Kau hanya perlu mengarang seperti apa kau dimasa depan dan
tentukan langkahmu menuju kesana . Mudah bukan ?
