Tifa at-Taqiya ...

Write your dream on the paper with a pencil hope, and let Allah erases some part to change with great story..
Tampilkan postingan dengan label My Poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Poetry. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Januari 2016

Labuan Pemimpi

Disetiap Labuan pemimpi pasti akan ada pengungsi yang menumpang

Saya tidak tahu apakah kalimat itu bisa merepresentasikan apa yang ingin saya share kali ini.
Seorang muslim sejati. Ya, hidupnya bukanlah seperti air mengalir disungai yang menunggu sampai di muara dan bertemu lautan. Tidak. Hidup seorang muslim itu adalah seperti seorang pengembara. Ia tidak terlena dengan perjalanan namun tidak pula sekedarnya dalam melewati suatu daerah. Pengembara ini berbeda dengan pengembara biasa. Disetiap wilayah yang ia lewati ia akan mengambil banyak hikmah tersirat, serta menjadikanya pelajaran besar di Labuan selanjutnya.

Inilah kita yang mengaku sebagai seorang muslim. Meski kita tahu bahwa simpangan terakhir adalah akhirat. Namun tetap saja kita memiliki kendali akan cerita perjalanan seperti apa yang hendak kita ajukan kepada Sang Rabb. Untuk itulah kita butuh mimpi. Sebuah rencana besar perjalanan seperti apa yang akan kita lakukan. Bermimpi itu sangatlah mudah kawan. Sangat mudah. Bagaimana tidak ? Kau hanya perlu mengarang seperti apa kau dimasa depan dan tentukan langkahmu menuju kesana . Mudah bukan ?

Selasa, 01 Juli 2014

Kisah Pohon Apel

Satu lagi.. saya dapet tulisan bagus. Setelah mengubek ngubek artikel di laptop. Semoga bermanfaat



Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu.

Titik Terlemah

Sperti biasa agenda rutin saya ialah ngecek info di jejaring sosial. Eh ada tulisan salah seorang teman. Sebetulnya udah sering ngeliat tulisan ini. But, entah kenapa jadi jleb.. beda saat baca yang lain.

"ngatlah nak... Allah selalu menguji kita di titik-titik terlemah dalam diri kita..
jika kelemahanmu adalah mudah tersinggung,maka Allah akan mempertemukanmu dengan orang-orang yang mudah membuatmu tersinggung,
jika kelemahanmu adalah kesombongan,maka Allah akan mengujimu dengan perkara-perkara yang semakin menjadikanmu sombong..
begitu seterusnya nak,Allah tidak akan menguji dalam tataran kekuatanmu, Allah akan tetap mengujimu di titik-titik terlemahmu sampai kau mampu melewati ujianNya dan naik kelas ke level selanjutnya..
#halqahkecilsemalam"


Kamis, 15 Mei 2014

Membumikan Cinta

Membumikan cinta?
Aku terbahak-terbahak mendengarnya
Apakah cinta ku ini melangit ?
 Ah, tidak juga

Namun, apakah mereka merasakannya ?
 Rupanya tidak ..
Ya, aku pun mengerti

Mungkin aku

Detik mungkin telah jenuh membisu
Mendengarkan dalam sunyi
Menyimpan rasa dalam gelap
Kala jiwa ini terasuki bisikan nista

Ya, entah karena rayuan keji
Atau nelangsa yang begitu rupawan
Tapi hati ini tak rela direnggut oleh waktu
Berkutat dalam perasaan yang nista
Yang seharusnya tak boleh kusentuh

Dari Sang Jelata

Mimpiku mulai membiru
Melanjutkan kecemburuanya pada singasana kejenuhan
Rupanya gundah ini berpusat dari malam itu
Tepatnya harus kulupakan
Karena rindu itu tak pernah kau gugu

Aah, rasa dingin itu kerap mederaku
Membangunkanku bahwa kau kadang ilusi
Namun apa daya siapa diriku ?
Rakyat jelata yang mengharap mahkota

Senin, 10 Maret 2014

Sang Aku


Malam memang kerap lancang
Angin tak malu datang kemari
Meghampiriku dan kerap menamparku
dengan segala perangainya hingga aku mual

Sementara disini aku masih terbelenggu
terdiam dan tenggelam dalam  danau keakuan
Berkecamuk dalam jiwa
Bertarung hingga lelah
Hanya untuh tahu ...
Siapa yang jadi pemenang
aku ataukah aku ?

Jumat, 22 Februari 2013

Paradoks Negeriku


                                                     
Bukan menjadi rahasia lagi, bahwa negeri ini adalah sarang dari berbagai masalah. Negeri yang katanya tampat bermukim kaum muslimin terbesar dunia. Negeri yang katanya mempunyai sejuta  kekayaan dari sang Rabb. Negeri yang katanya mempunyai penduduk yang ramah. Ternyata menyimpan beribu masalah didalamnya.

Padahal negeri ini katanya sudah merdeka selama 68 tahun, tapi perangainya layak berumur remaja. Penuh dengan ulah, dan tak mengerti lagi apa maunya. Pemerintah yang dzolim, rakyat yang menderita, ummat yang enggan kembali pada aturan Rabb, orang-orang yang mementingkan kepentingan pribadi. Tidakkah kalian semua melihat hal itu ?

Minggu, 23 Desember 2012

Ingatlah cerita sang ulat


Ingatlah cerita sang ulat
 Hendaknya kini seekor ulat telah berubah
Meski dunia telah tertawa melaihatku
Meski kini aku bukan siapa-siapa
Meski aku terlihat layaknya buih dilautan
Meski usia ku layaknya pada baru tanam

Kamis, 11 Oktober 2012

Mimpimu kan hilang


Jari masih sibuk melukis harapan dilangit
Kursi bergoyang pertanda angin datang
Hiasan pagar tak kan berubah tanpa keajaiban
Bahkan kau menangis darah,.
Semut tak kan berubah menjadi jangkrik

Hanya satu petuah hidup orang bijaksana
Jangan pernah berharap , tanpa berbuat
Buta pun mampu berlayar
Bisu masih mampu beradu lidah
Lalu kenapa burung elok tak mampu menggapai ranting ?
 Apakah dia penuh  pasir polos ?
Ataukah cinta telah membuatnya mabuk?

Hanya satu..!
Jangan pernah mencari ranting dipohon berpelepah
Namun , teruslah menggapai angkasa hingga kau lelah
Sebab, ia kan terus menunggumu  hingga bosan
Sekarang tinggal kau yang menjadi ganjalan
Hendak menatap mesra, atau melawan raksasa kejenuhan hatimu

Jumat, 17 Agustus 2012

Miracle

Seandainya dunia tahu bahwa keajaiban itu sangatlah nyata
ya .. aku tahu meski .. kini kami terlihat buruk, kasar, dan tak berguna
Tapi ingat sesungguhnya kami adalah umat yang dijanjikan

Topeng bukanlah perhiasan yang baik
Kami hadir dengan segala kesederhanaan
Meski terlihat lemah, kami adalah umat yang kuat
Sesungguhnya pahlawan bukanlah bertubuh besar
Bukan pula yang punya seribu senjata

Kami tak pernah takut dengan racun tak berbisa
Apalagi hanya dengan senjata murahan itu
Bidiklah kami ..
Semakin kau angkat senjatamu,
Maka jiwa ini kan semakin kuat..

Kami punya hati yang ikhlas
Raga yang tak pernah lelah berjuang
Semangat tak pernah padam oleh apapun
Cinta yang murni dari hati

Tetesan air mata kan jadi saksi bisu perjuangan
Ya .. peluh memang akan menjadi teman yang setia
Namun ingat, umat ini punya sesuatu yang kalian tak punya..

Ingatlah ! Keajaiban itu ada..! Hanya masalah waktu..



Nothing.


Manusia..
Ketika mimpinya tak mampu dilemparkan.
Mereka jatuh di kubangan hati yang meleleh
Ketika cintanya tak mampu menembus tabir
Mereka mengemis dengan tak pantas.

Namun, ketika mimpinya telah mampu ia capai
Sang mentari pun tak pernah ia tengok
Namun lagi, ketika cintanya mampu menembus benteng
 Tubuh mereka bagaikan tak punya beban

 Manusia.. manusia..
Tak ayal dirimu bagaikan serpihan debu
Kadang kala kau merasa kecil, namun kadang kala melayang hebat 
Tak lihat kah yang diatas sana?
Diri-Nya selalu melihat mu, apapun itu..
Ia akan membantu mu, dan ia juga akan menghukum mu
Kau tak pernah menganggapnya ada
Padahal, air jatuh pun Ia tahu...

Kamis, 16 Agustus 2012

Curhat 1 (nyanyii)

Sebelumnya.. maap kalo disini numpang curhat.

Yaaa.. hobi ku menyanyi. Bahkan dari baru bisa ngomong, hobiku dalah nyanyi. Ortu pernah bilang, waktu kecil saya itu hanya bisa meluapkan marah dengan nyanyi. Dan akhirnya kebiasaan itu, aku pelihara ampe besar. Mau ngapa-ngapain pasti nyanyi, nulis, nyapu, baca, nyuci piring, strika baju.. gak lepas dari nyanyi.
Orang - orang bilang suaraku bagus..tapi buat apa ? toh.. hanya aku yang bisa menikmatinya.. hehe. Lagian dosa kan kalo di umbar2 bener gak ?

ya akhirnya aku hanya bisa memendam hobi ini sendiri. Beberapa orang khususnya ? kata temen-temen nawarin untuk ikut kontes gak jelas di TV.. aduh males amat ya ?. Kalo ditanya pengen.. aku juga pengen. Tapi kao Allah ngelarang gimana dong ? ya Hukum syara' is number one!. So, aku hanya bisa melihat dan nyengir2 aja.

Nah, tapi semua hasrat untuk nyanyi ditempat umum akhirnya bisa kuluapkan juga .Aku dan beberapa teman membuat nasyid abal hehehe.. yang bernama.. As----(tuuut). Yup pengalaman pertama malu2in abis. Waktu itu agi ada acara dauroh..Sebelum tampil, kita optimis bakalan bagussoalnya latihan gak pake mic.. eh pas udah pake mic, taunya parah total. Udahlah micnya cuma 2, lah? kita kan ber-4.. akhirnya stu mic pun ber dua.. parahhh... memalukan..! mana suaranya jadi sooakk gitu T.

Yup, meski awalnya memalukan, tapi bukan berarti akhirnya jadi kacau. Semakin lama kami semakin belajar.  yaaa..saat yang bersamaan makin banyak juga sih ang koment gak enak. Ya maklum.. kita kan muslimah harus sering-sering jaga iffah... heheh

Nah... terus apa yang ditulis lagii ya ? sebetulnya aku cuma pengen pesen sama personilku semua...
" Inget ... luruskan niat.,, !  aku seneng bisa latihan ama kalian semua. Jangan sampai.. apa yang sudah kita lakukan selama ini menjadi sia-sia.. dan yang terakhir... kapan rekamannya ??"


Tulisan ini gak penting dibaca, jadi jangan dibaca ya ?.....




Jumat, 10 Agustus 2012

My design

ini dia design peri cantik.. tapi bajunya buat dirumah ya ? bukan untuk dipakai diluar rumah.
kalo diluar rumah kan pake jilbab ! ok! enjoy it!




 yaa .. itu diaa.. sebetulnya masih bnayak.. ampe 1 buku. cuma belum sempet di publish..